Postingan

Merekonsiliasikan Perbedaan

Saya paling bingung ketika ditanya dari etnis manakah saya sesungguhnya berasal. Well dengan jujur saya jawab bahwa saya berdarah Aceh murni karena kedua orangtua saya memang asli Aceh. Tapi ketika orang itu bertanya kembali, bisakah anda berbahasa Aceh? Saya justru akan tersenyum kecut dan menjawab: saya justru lebih tebiasa berbicara dalam bahasa Sunda, tentu saja Sunda kasar yang biasa dipergunakan dalam pergaulan sebaya sehari-hari. So, orang itu pasti akan bertanya lagi, kemanakah anda cenderung berafiliasi. Maka untuk pertanyaan ini saya hanya akan tersenyum karena memang saya tidak tahu ke mana diri saya berafiliasi Saya berdarah Aceh murni dan lahir di Aceh tapi sejujurnya, untuk pergaulan, saya lebih sreg dengan kawan-kawan dari Sunda Tapi begitu bicara mengenai referendum, perjuangan hak Aceh, kejayaan Samudera Pasai, dan bahkan Gerakan (yang dianggap) separatis, maka saya akan tegas memunculkan diri saya sebagai ureung atjeh. Lalu seberapa pentingnya itu? Seb...

Libur yang Tidak Libur

Selasa pagi. Diawali dengan mata yang masih penuh belek, pikiran masih dibayangi mimpi dikejar hantu tadi malam, walhasil terbangun pukul 09.00 dan menyadari bahwa Tivo (baca: televisi a.k.a tipi) masih menyala. Bagusnya, channel pertama yang saya hadapi hari itu adalah Tv***. Seperti biasa, kabar-kabar yang tidak biasa (baca: lebay) masuk ke kuping kanan, keluar ke kuping kiri, dan masuk kembali ke perut (?). Botol Aqua yang mengingatkan saya untuk segera me refill galon segera direngkuh dan isinya dengan sukses saya minum. Haus. Laptop dinyalakan dan mulai mengumpulkan materi privat yang dibutuhkan hari ini. Jadwal saya mencatat bahwa saya harus memulai privat jam 2 siang dan berkunjung ke tiga orang murid dengan tempat dan waktu yang sekuensial. Sesi 1 Motor Mio kesayangan saya membawa saya meluncur ke arah kiaracondong di mana murid pertama saya berada. Penyampaian materi berlangsung lancar. Kondisi fisik: prima, 100% Sesi 2   Motor Mio kesayangan saya men...

Beasiswa untuk Pelajar SMP Aceh

* Sebelumnya pengumuman scholarship ini saya dapatkan dari email berantai yang saya terima di salah satu milis. Semoga beasiswa ini menjadi momentum kebangkitan pendidikan Aceh. Saya sebagai orang Aceh merasa perlu untuk men-share informasi dan kesempatan langka ini. Kepada siapapun, terlebih lagi saudara-saudara Aceh saya, mohon info ini diteruska pada adik-adik kita yang masih duduk di bangku SMP di Aceh. Semoga bermanfaat. UWC South East Asia 2011 Scholarship Program for NAD We are opening 2 scholarships for UWC South East Asia, Singapore 2011 intake for students from Nangroe Aceh Darussalam, funded by Trafigura Foundation. This scholarship started in 2006 and was established initially to support children whose education was disrupted by the tsunami and is also aimed at building a post-conflict Aceh The selection will be opened in January 3rd to January 28th, 2011. The winners will get 3 years full scholarships at the UWC SEA started from August 2011 . These are the basic ...

John Ondrasik - King of the Earth (ost. August Rush)

I'm as crazy as a clown tonight A clown without a crown tonight A simple sack of wishes and bones I'm as useless as a memory The day before it came to me To save your town of stitches and stones For once in my life I was the king of the Earth Once in my life... I was I've flown horses on the skies above Bleed enough for you my love To fill these empty castles with ghosts I've married devils to their history Stood when you would bury me Through a time of statues and roads But once in my life I was the king of the Earth Once in my life... I was Now that the stars have frozen in their places Now that our hope seems gone Now that scars have fallen from our faces I will see you on I'll never be your picture presidant But I hope you got the rose I sent To save your town of stiches and bones I'm nothing more then but a simple man Born to be American Out to draw these bridges and motes But once in my life I was the king of the Earth O...

Ada Dangdut di Tengah Jumat

Kejadian ini baru saja terjadi pada hari Jumat yang lalu. Cuman karena banyaknya kerjaan, saya baru bisa posting hari ini. Oh ya, sebelumnya saya mengucapkan HAPPY NEW YEAR 2011! Semoga di tahun yang baru ini setidaknya kita menjadi individu yang lebih baik daripada tahun kemarin. Back to Story. Mulanya tidak ada yang aneh hari Jumat itu. Semua jamaah dengan khusyu' menikmati khutbah Jumat yang menurut saya amat baik. Ya, seperti kita tahulah, banyak khutbah Jumat yang terlalu melebar, tidak fokus pada inti khutbah, dan cara penyampaian yang cenderung berteriak-teriak tiap saat tanpa tahu momen di mana harusnya meninggikan ataupun merendahkan nada suara. Sedikit banyak itu berpengaruh pada jumlah jamaah yang tertidur karena bosan :D. Tapi, menurut saya pribadi, khutbah Jumat kemarin amat baik. Pesan yang disampaikan jelas dan fokus serta intonasi yang jelas dari sang khatib. Pokoknya, khutbahnya baguslah. Sampai pada akhirnya muadzin berdiri dan mengumandangkan iqamah semua pun ...

Auf der Anderen Seite ( Edge of Heaven )

Gambar
Bagaimana rasa cinta anda pada orang yang anda sayangi ketika ia terlibat masalah? Apakah rasa cinta dan sayang anda semakin kuat atau semakin luntur? Hal inilah yang saya tangkap dari sebuah film Jerman berjudul Edge of Heaven. Ya, seperti judulnya, film ini menceritakan bagaimana beratnya meniti jalan menggapai surga. Surga untuk segala makna dan tidak terbatas pada interpretasi religius. Surga untuk segala hal yang membuat anda nyaman. Surga ketika anda dapat mencurahkan rasa cinta anda pada orang-orang yang anda cintai. Tanpa syarat, tanpa kondisi, dan tanpa lelah. Film ini berawal dari seorang lelaki tua keturunan Turki bernama Ali Aksu yang gemar berjudi dan berkunjung ke lokalisasi pelacuran di Bremen, Jerman. Suatu hari ia bertemu dengan seorang PSK (yang juga keturunan Turki) bernama Yeter Ozturk dan terlibat hubungan intim dengannya. Setelah selesai, Yeter pulang dengan menggunakan Trem dan bertemu dengan dua orang Turki yang memergokinya. Dua orang tersebut menyuruh Yete...

Relativistik Perspektif Kebenaran dan Proporsinya

Teman saya suatu saat berkata: ke mana pun kamu pergi, kamu tidak akan pernah bisa lari dari matematika. Hal itu terlontar ketika saya dan dia (teman saya) mengintimidasi salah seorang teman lain yang benar-benar mencari jurusan yang sama sekali tidak membutuhkan matematika di dalamnya. Saya jamin, tidak ada bidang yang benar-benar bisa lari dari matematika. Sebutkan pada saya suatu bidang yang tidak memerlukan matematika di dalamnya maka saya akan mudah menyebutkan suatu argumen dan fakta yang akan meng-counter opini-opini yang menurut saya adalah opini pengecut. Apa maksud paragraf di atas. Saya menyerahkan pada anda untuk menginterpretasikan sebebas-bebasnya. Namun, ketika saya menulis paragraf di atas, yang saya maksudkan di sini adalah ketika anda meyakini sesuatu, anda begitu terbuka dan merdeka untuk benar-benar meyakini sesuatu tersebut adalah kebenaran. Namun sayangnya, suka tidak suka kebenaran anda bersifat kontekstual. Menurut anda mungkin kebenaran yang anda yakini ialah...