Postingan

Menampilkan postingan dengan label Fiction

Orang-Orang Proyek dan Harimau! Harimau!

Belakangan, saya ketagihan membaca novel-novel Indonesia lawas. Dua di antaranya adalah Orang-Orang Proyek-nya Ahmad Tohari dan Harimau! Harimau!-nya Mochtar Lubis. Dari substansi dan nuansa alur cerita jelas berbeda. Tetapi saya mencermati hal yang langsung menarik perhatian saya dari kedua novel tersebut. Ada kesamaan yang cukup linier jika dicermati. Pada Orang-Orang Proyek, Kabul, seorang insinyur puritan ( so-called ), mati-matian memertahankan idealismenya tentang proyek jembatan yang tepat guna dan berdampak nyata bagi penggunanya. Adalah Dalkijo yang memainkan peran antagonis sebagai atasan Kabul yang menekan Kabul untuk menggadaikan integritasnya dengan mengompromikan mutu proyek yang akan dikerjakan. [ Spoiler Alert! ] Kabul berakhir dengan mundur dari pekerjaannya dan harus menyaksikan hegemoni peresmian jembatan dengan mutu rendah yang penuh dengan kegiatan-kegiatan seremonial. Tak berapa lama setelahnya, jembatan yang dibangun tersebut memang tidak lagi dapat digunakan, se...

Untitled Project: Ending

Jafri memutar tuas gas di tangan kanannya dalam-dalam sembari menghirup lembaran oksigen yang terselip di tengah kumpulan asap karbon yang keluar dari berbagai macam knalpot kendaraan lainnya. Tetapi bukan panasnya asap karbon tersebut yang membuat hatinya hangat. Pendaran sinar matahari yang jatuh dari langit yang benar-benar biru di pagi itulah yang menguapkan segala keharuannya. Matanya menatap lurus ke arah kendaraan yang berlari di depannya. Sesekali ia menoleh ke atas, memutarkan pandangannya pada pohon-pohon yang tumbuh di sisi jalanan Pondok Indah. Dan Ketika sepeda motornya meraung berlari memasuki underpass , bibirnya bergerak lirih menyuarakan bunyi yang damai. "Terima kasih."