Postingan

Menampilkan postingan dengan label Beasiswa

Big Data Processing Syllabus

Gambar
 Now we're talking!

Perjalanan ke Inggris: Chapter 1 - Paperwork

Gambar
Image courtesy: Wikimedia Commons Alhamdulillah . Akhirnya tiba juga untuk berangkat studi ke Inggris setelah hampir setahun tertunda akibat pandemi. Meski pandeminya sendiri belum berakhir, Saya dan Istri memutuskan tidak akan mengajukan penundaan kembali. Dengan demikian, dimulailah perjalanan yang penuh tantangan, tawa dan air mata untuk sekedar menapaki jalan ke Inggris. Tulisan ini akan kami bagi menjadi beberapa part  untuk memudahkan pembaca mengambil nilai dan referensi. Hal ini didasari atas pengalaman Kami yang ternyata cukup kesulitan untuk mengkompilasi daftar persiapan-persiapan apa saja yang perlu diurus dalam memulai perjalanan ini. Silakan dinikmati dan dicermati. Kritik dan saran, juga pertanyaan, akan dengan senang hati kami terima.         Chapter 1: Paperwork       Dari hasil penelusuran Kami, banyak sekali berkas-berkas yang harus dipersiapkan untuk dapat memulai perjalanan ini secara tertib administrasi. Mulai dari pengu...

Why I Failed (on Youtube Now)

Gambar
So, here's my story. Jadi, gara-gara tugas PK kemarin yang banyak melibatkan pembuatan video, ternyata gua malah ketagihan untuk ngutak-ngatik seputar video-editing ini. Ya, masih amatiran sih sambil terus belajar. But hey, learning new things is always full of excitement.  Jadi, kali ini gua numpang di channel Youtube istri. Akhirnya, channel ini diberdayakan sebagai channel bersama dan gua sempet mikir sayang banget kalau cuma diisi video-video random  Fatih atau yang lainnya. Jadi, inilah kami, mencoba memberdayakan channel ini secara lebih rapi dengan membuat konten 'serius' pertama kami yakni Why I Failed Series. Gua sejujurnya terinspirasi banget dengan kesulitan yang gua hadapin ketika mencari resourceful insight  yang bisa gua jadikan acuan/referensi ketika ikutan seleksi rekrutmen karyawan/beasiswa. Kebanyakan dari video yang gua temui berisi success story  yang mengulas bagaimana si pemilik video berhasil melewati ujian, lulus seleksi beasiswa and so on so ...

Road to LPDP - Seleksi Berbasis Komputer (SBK)

Tanggal 24 September 2019, saya mendapatkan email dan SMS berisi konfirmasi kelulusan pada tahap administrasi. Meskipun begitu, jadwal untuk tahapan tes selanjutnya (SBK/Seleksi Berbasis Komputer) baru diumumkan pada 4 Oktober 2019. Berdasarkan pengumuman tersebut, saya dijadwalkan untuk SBK di BKN Cawang pada 8 Oktober 2019. So, ada waktu sekitar 2 minggu untuk mempersiapkan diri saya menghadapi SBK. SBK terdiri dari 3 komponen tes: Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Kepribadian (lupa nama persisnya), dan Essay on the Spot (EOS). Meskipun terdiri dari 3 komponen tes, pada seleksi yang saya hadapi hanya TPA lah yang berfungsi sebagai penyaring untuk menentukan kandidat yang akan lolos ke tahapan Seleksi Substansi (wawancara). Sampai post ini ditulis, sejujurnya saya masih belum tahu apakah Tes Kepribadian dan EOS turut diperhitungkan dalam perolehan poin total pada saat Seleksi Substansi.  Persiapan Satu hal yang saya ingat begitu saya mendapatkan pengumuman bahwa saya lulus se...

LoA: My Story

Gambar
Setelah resmi dinyatakan lulus seleksi substantif LPDP 2019 pada tanggal 20 Desember 2019, saya mulai menyusun rencana untuk merealisasikan impian berkuliah di luar negeri. Beberapa hari sebelumnya, saya sudah mendapatkan hasil dari tes IELTS saya dan alhamdulillah  nilainya cukup sebagai bekal untuk mendaftar universitas. LoA / Letter of Acceptance / Offer Letter adalah surat resmi yang dikirim oleh universitas kepada pendaftar yang pada prinsipnya menyatakan bahwa pendaftar telah diterima di universitas tersebut. LoA terbagi 2 yakni conditional dan unconditional.  So, what's the difference? LoA Conditional Pada dasarnya LoA ini menyatakan bahwa pendaftar telah diterima di universitas yang merilis LoA. Akan tetapi, pendaftar tersebut harus melengkapi beberapa persyaratan administrasi agar slot/kuota yang ditawarkan oleh universitas dapat dialokasikan secara permanen ke Sang pendaftar. Biasanya terdapat batas waktu yang ditetapkan oleh universitas kepada pendaft...

Road to LPDP - Seleksi Administrasi (Part III)

Surat Sehat, Surat Keterangan Bebas Narkoba & Surat Keterangan Bebas TBC Oke, behold....These legendary documents . Dokumen yang terkait Surat Sehat dan Surat Keterangan Bebas Narkoba (selanjutnya baca: Surat Narkoba) ini memang salah dua dokumen dari sekian banyak dokumen yang selalu muncul di daftar persyaratan seleksi apapun (beasiswa, CPNS, dll). Pada kasus saya, dokumen kesehatan ini bertambah satu yakni Surat Keterangan Bebas TBC (selanjutnya baca: Surat TBC). Hal ini dikarenakan LPDP mewajibkan seluruh kandidat pendaftar beasiswa LPDP dengan tujuan kampus luar negeri untuk melampirkan Surat TBC ini. The first one was easy . Saya menggunakan Surat Sehat yang saya buat ketika apply Beasiswa Australia Awards Scholarship Intake 2020 . Surat Sehat tersebut saya buat di RSUD Mampang dengan hanya membayar Rp 30.000 saja ( including  pendaftaran). Kira-kira alur pembuatan Surat Sehat di RSUD Mampang seperti ini: 1. Masuk ke RSUD dan langsung menuju Gedung pertama yang be...

Road to LPDP - Seleksi Administrasi (Part II)

SK PNS SK PNS adalah dokumen penting yang menjadi identitas inti sebagai PNS. Dokumen yang dipersyaratkan LPDP ini adalah tiket masuk bagi para PNS yang ingin memenangkan Beasiswa Pendidikan Indonesia LPDP lewat jalur Targeted (PNS,TNI,POLRI). Seperti banyak PNS lainnya, dokumen asli SK PNS saya (bersama sertifikat Taspen) saya jadikan agunan untuk mendapatkan pinjaman lunak ke salah satu Bank BUMN yakni BRI. Pada tahap seleksi administrasi ini, LPDP hanya meminta softcopy/scan  dari SK PNS Asli. Tentu bagi PNS yang menyimpan softcopy  dari SK PNS Asli, hal ini bukanlah permasalahan. Cerita akan menjadi lain apabila tidak ada file softcopy  dari SK PNS Asli yang tersimpan sebagaimana yang saya alami. Untuk mendapatkan scan  dari SK PNS Asli yang saya jadikan agunan di BRI, maka saya berinisiatif untuk menghubungi admin kredit BRI saya agar mendapatkan ijin untuk men- scan  SK PNS saya. Sesampainya di BRI saya langsung bertemu admin kredit BRI dan menguta...

Road to LPDP - Seleksi Administrasi (Part I)

Di tahap ini, seleksi akan dilakukan terhadap kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan oleh LPDP. Nah, karena saya memilih jalur targeted (PNS, TNI, POLRI) maka dokumen yang dipersyaratkan adalah sebagai berikut: 1. Ijazah (Asli/Legalisir) 2. Transkrip Nilai (Asli/Legalisir) 3. Surat Rekomendasi Atasan (Mengikuti Format LPDP) 4. Surat Izin dari Unit yang Membidangi SDM 5. Surat Usulan dari Unit setingkat Eselon II yang membidangi SDM 6. Surat Pernyataan Bermeterai 7. SK PNS Asli 8. Rencana Studi 9. Proposal Studi 10. Surat Sehat dari RS Pemerintah (Maksimal masa berlaku 6 bulan sejak penutupan pendaftaran) 11. Surat Keterangan Bebas Narkoba 12. Surat Keterangan Bebas TBC (Khusus tujuan Luar Negeri) 13. Sertifikat Bahasa Inggris Ok, mari kita bahas satu-satu. Ijazah dan Transkrip Nilai Ijazah dan transkrip nilai adalah dokumen yang sangat mendasar dipersyaratkan dalam tiap seleksi beasiswa manapun dan bertujuan untuk menjadi basis assessment kemampuan serta hist...

Road to LPDP 2019 - Pembukaan

Gambar
Sebenernya ini adalah kali kedua saya (mencoba) ikut untuk memenangkan beasiswa LPDP. Secara keseluruhan, ini adalah percobaan keempat saya setelah sebelumnya 3 kali mengalami kegagalan dalam percobaan memenangkan beasiswa pascasarjana. Saya sekali gagal di percobaan LPDP (2017) dan 2 kali gagal di percobaan Australia Awards Scholarship - AAS (2018,2019). Setelah kegagalan terakhir (AAS 2019 - bahkan gak masuk shorlisted candidate untuk Joint Selection Test/Interview), saya mulai mempertimbangkan opsi kuliah jenjang S2 dengan biaya sendiri. Intinya, jenjang pendidikan harus tetap berlanjut apapun caranya. Lalu,  Out of despair, I saw this announcement:  And the journey began... *** Di tahun 2019 ini, saya dihadapkan oleh satu lagi peluang Beasiswa dikarenakan LPDP membuka 2 batch dan beberapa jalur untuk seleksi beasiswanya. Saya sangat beruntung karena Tahapan seleksi Beasiswa Pendidikan Indonesia LPDP batch 2 2019 baru saja dibuka sebulan setelah saya menerima em...

IELTS dan Seisinya (Part II - Habis)

Gambar
5. Menjelang Hari-H Sekitar tiga hari menjelang Hari H, gua dapet email dari British Council yang berisi  Confirmation Letter . Di  Confirmation Letter  tersebut gua di-informasikan soal  venue   test , waktu untuk  written   test  ( listening, reading, writing ) dan  speaking   test . Untungnya, gua kebagian  written   test  dan  speaking   test  di hari yang berbeda jadi gua bisa punya waktu khusus buat nyiapin  speaking   test  dan H-1 gua cukup fokusin latian gua untuk hadapin  written   test- nya.  Nice . Confirmation Letter dari British Council   Satu hal yang perlu diinget, KTP dan copy berwarna KTP ( or   passport   if you use this document in your registration )  harus  disiapin. Catet:  HARUS . Kalo gak, siap-siap sama resiko ga bisa ikut  test  dan sedekahin tuh 2,7 juta ke British Council karena ga ada  refund...